Kontrol Direct Online aka DOL

Posted on December 27, 2009

13



“Coba terangkan kontrol motor Direct Online!” adalah salah satu pertanyaan pertama untuk saya ketika masuk ke PT. RAPP.

Kebetulan saya bisa menjawab pertanyaan senior dengan baik tentang kontrol DOL–terima kasih kepada bukunya om Chapmann:-) Mari kita coba untuk mengulas lagi bagaimana kontrol direct online itu bekerja! Hitung-hitung untuk mengingat lagi ilmunya karena biasanya kita jatuh di hal-hal yang remeh.

Direct Online adalah bahasa kampungan Inggris sana dengan arti “Langsung Nyala”. Tapi jangan pernah menggunakan istilah bahasa kita, gunakanlah bahasa Inggris walaupun kampungan!:-)

Jenis kontrol ini adalah metode pengaturan yang paling dasar sekali dalam dunia kendali-mengendalikan motor. Biasanya digunakan untuk proses yang cuma membutuhkan motor bisa dihidupkan kapanpun dimanapun semua suka dengan arah putaran tertentu (jika ingin bisa dua arah nanti ada kontrol maju-mundur atau bahasa kampungannya “forward-reverse”).

Untuk bisa membuat kontrol DOL anda perlu mengerti resep racikannya. Bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan?

1 buah Kontaktor sesuai dengan “nafsu” kW motor yang akan dikendalikan ditambah 1 buah main breaker plus 3 buah fuse buat jaga-jaga supaya tidak “kebobolan” motornya atau sumber dayanya jika terjadi “hubungan terlarang” alias hubung-singkat antara penghantar yang semestinya tidak boleh saling “mencintai”.

Bagi yang suka variasi atau pengen fitur-fitur tambahan lainnya seperti: perlindungan biar si motor tidak “demam” silahkan toh ditambah sama barang yang bernama “thermal overload relay”. Cukup 1 buah aja dengan mengikuti aturan pemakaiannya.

Singkat kata, kita butuh: 1 buah main breaker beserta 3 buah fuse (jika menggunakan motor 3 fasa) terpasang di dalamnya + 1 buah kontaktor + 1 buah thermal overload relay.  Oh ya, jangan lupa dengan kabel-kabel, tombol-tombol, dan dua buah lampu biar semua orang tahu apa yang terjadi dengan motor!

Bagi yang mau menjalin “long distance relationship” alias kendali jarak jauh/remote, jangan hubungi dukun karena ada alternatifnya yaitu menggunakan sebuah relay saja untuk tujuan yang nanti kita jelaskan. Jadi, untuk motor hubungan LDR bukanlah masalah bahkan menjadi pilihan:-)

Perhatikan gambar berikut meskipun anda tidak berminat!

direct online

direct online control

Untuk menjalankan motor cukup tekan tombol START. Menekan tombol ini akan melanjutkan tegangan kontrol ke kontaktor. “Rangsangan” yang sering dikenal dengan istilah energized inilah yang akan menggerakkan kontak-kontak yang ada di kontaktor (nanti akan ada pembahasan tentang prinsip kerja relai/kontaktor). Yang buka menjadi tutup dan yang tutup menjadi buka. Kontaktor akan terus hidup selagi suplai nutrisinya tidak dipotong.

Tombol STOP bisa digunakan untuk memodarkan motor. Nah, pada hubungan LDR/kontrol jarak jauh tombol START digantikan dengan sebuah anak kontak relai dengan kondisi NORMALNYA TERBUKA atau Normally Open disingkat NO. Kontak ini akan TUTUP saat induk si anak kontak NO yaitu sebuah relay (biasanya 24 VDC) diberikan tegangan atau “energize”.

Namun, sebelum bisa seenaknya memati/hidupkan motor, main breaker perlu ditutup terlebih dahulu! Motor tidak akan jalan karena suplai daya masih terputus.

Fuse akan putus jika ada hubung-singkat dan saat motor kelebihan panas rangkaian kontrol akan putus akibat kontak NORMALNYA TUTUP atau Normally Close disingkat NC terbuka karena thermal overload relay bekerja.

Nah, sekarang semua kita sudah tahu dan ingat lagi akan prinsip DOL. Dalam bahasa ilmiah dan sesuai EYD yang berlaku, prinsip kontrol motor dengan DOL adalah:

1. Ada dua rangkaian listrik yang terlibat:

  • rangkaian power yaitu rangkaian yang merupakan jalur tegangan utama motor bisa 220V, 380V, 660V, bahkan 6.6 kV, dan sebagainya. Aliran arus ke motor ditentukan oleh kondisi anak kontak dari kontaktor utama.
  • rangkaian kontrol yaitu rangkaian yang digunakan untuk memutus atau menyambung aliran arus ke motor melalui anak kontak kontaktor utama. Kontaktor utama harus energize atau mendapatkan tegangan suplai agar anak kontaknya berubah kondisi. Hal ini dicapai dengan menekan tombol START atau tertutupnya anak kontak NO dari relai kontrol jarak jauh di rangkaian kontrol. Tegangan yang dipakai biasanya 110VAC.

2. Komponen utama DOL:

  • Fuse insulating switch atau main breaker
  • Kontaktor utama
  • Relai kontrol jarak jauh
  • Thermal overload relay
  • Komponen penyusun lainnya: kabel, terminal, miniature circuit breaker MCB untuk rangkaian kontrol, lampu, dan sebagainya

Jika bingung berlanjut silahkan tanya lewat komentar.

Referensi

http://en.wikipedia.org/wiki/Direct_on_line_starter

Loading image

Click anywhere to cancel

Image unavailable

Loading image

Click anywhere to cancel

Image unavailable

Loading image

Click anywhere to cancel

Image unavailable

Posted in: Bagi Ilmu, Control