Soft Starter

Posted on April 19, 2011

3



Salah seorang pembaca dengan alias Wage karsana berkomentar, “salam kenal. aku mau tahu secara detail tentang star delta. kelebihan dan kekurangan. dibanding dengan start menggunakan soft starter.”

Definisi

Sesuai namanya, soft starter, kontrol pengasut motor jenis digunakan untuk memperlembut start dan stop dari pengoperasian motor. Disamping kelembutannya, soft starter juga memungkinkan arus starting yang lebih kecil daripada DOL.

Startup:  Tegangan ke motor akan diturunkan oleh thyristor agar arus dan torsi starting menjadi lebih kecil daripada saat diberikan tegangan nominalnya. Hal ini bisa dijelaskan berdasarkan hubungan fluks, tegangan, dan torsi yang proporsional sebagaimana formula berikut ini.

Fluks = Tegangan/Frekuensi

Torsi = Konstanta*Fluks*Ampere Kerja

Saat pengasutan awal ini torsi motor cukup rendah sehingga hanya sangup melakukan sedikit gaya terhadap bebannya (tidak sekuat dan sekasar starting DOL).

Normal: Tegangan dan torsi secara bertahap akan ditingkatkan ke nilai nominalnya sehingga mesin akan mendapatkan akselerasi hingga beroperasi normal.

Kelebihan

Kemungkinan pengaturan torsi sesuai kebutuhan baik untuk aplikasi berbeban atau tidak. Torsi starting penuh pada prinsipnya masih tersedia namun tidak seganas DOL karena prosedur startup-nya memperlakukan beban mekanikal lebih lembut. Oleh karenanya, mengurangi biaya perawatan atau memperpanjang umur beban mekanikal tadi.

Fitur Soft stop dalam aplikasi pompa dapat meminimalkan efek water hammering saat aliran pompa dimatikan tiba-tiba jika menggunakan DOL atau star-delta.

References

http://bayupancoro.wordpress.com/2008/04/16/softstarter-1/

http://bayupancoro.wordpress.com/2008/05/15/softstarter-2/

http://bayupancoro.wordpress.com/2010/06/21/quick-guide-softstarter-pst-abb/

http://bayupancoro.wordpress.com/2010/06/21/quick-guide-softstarter-ats-48/

Posted in: Bagi Ilmu, Control